Puasa Sunnah Syawwal

Biasanya di bulan Syawwal ini banyak muncul pertanyaan seputar puasa sunnah 6 hari di bulan Syawwal. Berikut ini penjelasan dari Ustadz Dr. Umar Al Haddad, MA (Qur’an Learning Centre) via Group Whatsapp QLC :

Puasa sunnah 6 hari bulan Syawwal boleh dilaksanakan berturut-turut atau terpisah-pisah selama dalam bulan Syawwal. Alasannya, karena di dalam haditsnya disebutkan secara umum saja dalam bulan Syawwal, tidak ada pembatasan harus berturut-turut.

Jika ada hutang puasa Ramadhan, maka lebih utama membayar (qadha’) puasa lebih dahulu, baru puasa sunnah, sebab qadha’ puasa wajib, hukumnya juga wajib. Yang wajib lebih diutamakan dari yang sunnah.

Meskipun demikian, dibolehkan bagi yang qadha’ puasa, jika ingin puasa Syawwal lebih dahulu. Karena waktu qadha’ itu bersifat leluasa (‘ala at-taraakhi) hingga tiba Ramadhan berikutnya.

Ini didasarkan hadits bahwa Aisyah RA pernah punya hutang puasa Ramadhan, sedangkan ia baru bisa membayarnya ketika Sya’ban (HR. Bukhari-Muslim).

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s