Setelah Witir Apakah Boleh Tahajud ?

Dibolehkan shalat Tahajjud atau shalat sunnah lainnya setelah Witir, tetapi lebih dianjurkan Witirnya diletakkan terakhir kalau kita yakin akan shalat sunnah lagi. Kalau kita sudah Witir, lalu ternyata shalat sunnah lagi seperti Tahajjud, maka Witirnya tidak perlu diulang berdasarkan hadits, “Tidak ada dua Witir dalam satu malam.” (HR Tirmidzi, Nasa’i & Abu Dawud).

Adapun dalil kebolehan shalat sunnah lain setelah Witir, didasarkan pada hadits, bahwa A’isyah RA pernah ditanya tentang Witir Rasulullah SAW, lalu diceritakannya bahwa Rasulullah SAW pernah shalat malam 9 rakaat, duduk tasyahhud pada rakaat ke 8, salam, lalu shalat satu rakaat yang ke 9, lalu salam, dan terdengar beliau berzikir dan berdoa, kemudian setelah itu beliau shalat lagi 2 rakaat dalam keadaan duduk (HR Muslim). Ini petikan hadits yang cukup panjang, yang diantaranya menjelaskan bahwa Nabi SAW pernah shalat 2 rakaat kembali setelah selesai dari 9 rakaat, yang satu rakaat terakhir dari sembilan tersebut merupakan Witir.

Wallahu a’lam.

 

*Dijelaskan oleh Ustadz Dr. Umar Al Haddad, MA., (Qur’an Learning Centre), via Whatsapp Group QLC.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s