Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Pertanyaan :
Shalat tarawih apakah dilakukan secara munfarid/sendiri ?

Jawaban :
Shalat Tarawih boleh dilakukan sendiri-sendiri, boleh juga berjama’ah. Tapi kalau berjamaah mendapatkan keutamaan shalat berjamaah.

 

Pertanyaan :
Misalkan masjid di tempat tinggal saya biasa shalat tarawih 23 rakaat (20 rakaat shalat tarawih + 3 rakaat witir). Tapi saya ketika sudah dapat 8 rakaat shalat tarawih tidak melanjutkan kembali shalat tarawih kemudian pulang dan shalat witir 3 rakaat di rumah.
Bila seperti itu hukumnya bagaimana ?

Jawaban :
Mengikuti 8 rakaat saja, boleh dan sesuai sunnah. Yang mengikuti 20 rakaat juga boleh dan sesuai sunnah. Karena menurut pendapat yang terpilih, tidak ada pembatasan dari Nabi tentang jumlah rakaat shalat malam (termasuk Tarawih). Yang ada adalah anjuran sebaiknya tidak kurang dari 8 rakaat, ditambah Witir.

Wallahu a’lam

 

*Dijelaskan oleh Ustadz Dr. Umar Al Haddad, MA (Qur’an Learning Centre), tanggal 18 Juni 2015, via Group Whatsapp QLC.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s