ZIS Untuk Pengemis Musiman

Pertanyaan :
Di bulan Ramadhan ini umat Muslim berlomba-lomba meningkatkan amal ibadahnya. Salah satu fenomena yang terjadi bulan Ramadhan ini adalah pengemis musiman. Hukumnya bagaimana dengan memberikan zakat infaq dan Shadaqah kepada pengemis musiman itu?

Jawaban :
Ada kaidah hukum, yang terambil dari hadits, “Kita menilai/menetapkan hukum berdasarkan yang zhahir (tampak nyata), sedangkan yang tersembunyi, Allah lah Yang Mahatahu”.
Maka, kalau secara lahiriah kita lihat ada orang yang miskin, meminta-minta, maka kita anggap dia benar-benar miskin. Soal apakah dia bohong, itu urusannya dengan Allah.
Sebaliknya jika secara lahir kita tahu dia berbohong, maka kita tinggalkan.

Mengemis atau meminta-minta itu sendiri sebenarnya dilarang di dalam agama. Namun bisa jadi mereka yang melakukannya tidak mengetahui atau terpaksa karena keadaan. Wallahu a’lam.

Di antara adab berzakat, berinfaq, dan bershadaqah, adalah lebih baik kita memberikan kepada orang yang taat, karena harta yang diberikan akan mendukung ketaatannya kepada Allah.

 

*Dijelaskan oleh Ustadz Dr. Umar Al Haddad, MA (Qur’an Learning Centre), tanggal 21 Juni 2015, via Group Whatsapp QLC.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s