Sikap terhadap Berita Buruk

Pertanyaan :
Bagaimana cara atasi hal-hal yang buruk yang beredar di media sosial. Apakah sebaiknya tidak dishare atau bagaimana ?

Jawaban :
Kalau kita bermaksud mengingatkan orang tentang suatu hal buruk, maka tidak mengapa kita share, bahkan lebih baik disampaikan agar orang lain terhindar dari hal buruk tersebut. Tentu itu jika kita memang telah meyakini bahwa hal tersebut adalah buruk. Jika belum diyakini, maka lebih dahulu dikaji dan ditanyakan (tabayyun) sebelum kita memberikan penilaian.

Sahabat Nabi, Hudzaifah, berkata, “Orang banyak bertanya kepada Nabi tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya tentang keburukan, agar aku terhindar darinya.”

Seorang penyair Arab berkata:
“Aku mengetahui yang buruk bukanlah sekedar untuk tahu bahwa ia buruk, tapi untuk menghindarinya.
Siapa yang tak tahu hal buruk di antara yang baik, maka bisa jadi ia tercampak di dalamnya.”

 

*Dijelaskan oleh Ustadz Dr. Umar Al Haddad, MA (Qur’an Learning Centre), tanggal 24 Juni 2015, via Group Whatsapp QLC.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s