Berbuka Puasa Di Tempat Ibadah Non Muslim

Pertanyaan :
Apakah boleh kita memenuhi undangan buka bersama di klenteng ?

Jawaban :
Berbuka di dalam klenteng atau tempat ibadah orang kafir lainnya, jika didasarkan atas undangan dan pengaturan mereka, itu tidak dibolehkan, karena adanya asumsi pengakuan dan toleransi terhadap kepercayaan dan ibadah mereka.

Kita tidak ada toleransi dalam aqidah/kepercayaan. Kita hanya bertoleransi dalam kehidupan dan pergaulan sosial kemasyarakatan.

Namun jika tidak dilakukan di dalam tempat ibadah mereka, misalnya di lapangan atau lainnya yang bukan tempat ibadah, itu dibolehkan asal tanpa syarat dan tidak terkait dengan ritual ibadah mereka. Sebab kita boleh menerima pemberian orang kafir asal tanpa syarat, dan merupakan pemberian yang halal.

Begitu juga jika kita sendiri terpaksa berbuka di tempat ibadah orang kafir, namun itu karena terpaksa akibat pekerjaan yang mubah, dan kebutuhan yang tidak terkait dengan ibadah mereka, maka itu dibolehkan, meskipun menurut banyak ulama kondisi tersebut lebih baik dihindari. Wallahu a’lam.

 

*Dijelaskan oleh Ustadz Dr. Umar Al Haddad, MA (Qur’an Learning Centre), tanggal 3 Juli 2015, via Group Whatsapp QLC.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s