Shalat Lailatul Qadr

Pertanyaan :
Apakah ada Sholat Lailatul Qadr ? Saya menerima broadcast seperti ini :
Sholat Lailatul Qadr dimulai pada malam ke 21 Ramadhan. Jadi hari Selasa malam Rabu (tanggal 7 Juli 2015) sampai akhir Ramadhan. Sholat Lailatul Qadr 4 rokaat 2 kali salam (jadi 2 rakaat salam, 2 rakaat salam). Niatnya: Usholii sunnatan lailatul qadr rok’aataeni lillahi ta’aalaa. Artinya : sengaja aku sholat sunah lailatul qodar dua rakaat karena Alloh ta’ala. Bacaannya : Alfatihah 1x, Attakatsur 1x, Al Ikhlas
3x bacaan setiap rokaatnya (Dilaksanakan sesudah sholat tarawih). Sesudah selesai doanya: Allohumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa’fuannaa 3x. Artinya: Yaa Alloh sesungguhnya Engkau pemaaf, suka memaafkan maka maafkanlah kami.

Jawaban :
Dalam hadits Bukhari-Muslim dari Abu Hurairah :

من قام ليلة القدر إيماناً واحتساباً غفر له ما تقدم من ذنبه
“Siapa yang menghidupkan (mendirikan shalat) malam Lailatul Qadr dengan iman dan ikhlash berharap pahala dari Allah, maka diampunkan dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari-Muslim)

Di dalam hadits ini tidak disebutkan nama shalat Lailatul Qadr, dan tidak juga disebutkan batasan rakaatnya. Jadi yang dimaksud adalah qiyamullail secara umum pada malam Lailatul Qadr.
Adapun Lailatul Qadr itu sendiri tidak dipastikan kapannya. Hadits-hadits mengisyaratkan bahwa ia lebih diharapkan pada 10 malam terakhir Ramadhan, khususnya di malam-malam ganjil. Maka pada malam-malam itu pula lebih dianjurkan memperbanyak qiyamullail.

Jadi tidak ada shalat khusus bernama shalat Lailatul Qadr. Yang ada adalah anjuran menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah seperti zikir, membaca Al-Quran, berdoa dan Qiyamullail, termasuk di dalamnya; shalat Tarawih, Tahajjud, dan sunnah-sunnah lainnya.

Ini yang dimaksud hadits-hadits tentang “qiyam Ramadhan”; menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan shalat dan ibadah lainnya, khususnya di 10 malam terakhir Ramadhan yang diduga kuat di dalamnya terdapat limpahan karunia Allah yang disebut Lailatul Qadr (Malam Kemuliaan).
Wallahu a’lam.

 

*Dijelaskan oleh Ustadz Dr. Umar Al Haddad, MA (Qur’an Learning Centre), tanggal 8 Juli 2015, via Group Whatsapp QLC.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s