Berqurban Bagi Yang Belum ‘Aqiqah

Pertanyaan :
Apa betul kalau seseorang belum di-aqiqah belum boleh berqurban?

Jawaban :
Menurut pendapat terpilih dalam soal tersebut (Qurban bagi yang belum ‘Aqiqah):

  • Jika seorang anak belum baligh dan belum di-‘aqiqah, maka lebih utama dilakukan untuknya ‘Aqiqah dulu, baru Qurban. Namun jika ia telah baligh sedangkan ia belum pernah di-‘aqiqah, maka lebih utama ia ber-Qurban dulu, baru kemudian ‘Aqiqah.

Sebab:

  • ‘Aqiqah itu pada pada dasarnya adalah perintah kepada orangtua yang mendapatkan kelahiran anak (bagi yang mampu), mulai dilaksanakan pada hari ke-7 dan seterusnya. Karena tidak ada pembatasan yang tegas dari dalil nash, maka menurut sebagian ulama, jika belum pernah dilaksanakan, ‘Aqiqah dapat dilakukan meskipun telah baligh. ‘Aqiqah diperintahkan terkait dengan kelahiran anak, hanya satu kali dan dapat dilakukan kapan saja.
  • Sedangkan perintah ber-Qurban diperintahkan (sunnah mu’akkad) bagi setiap orang yang memiliki kemampuan melakukannya, diperintahkan berulang-ulang sesuai kemampuannya, dan dilaksanakan dalam momen hari raya haji.

Wallahu a’lam.

 

*Dijelaskan oleh Ustadz Dr. Umar Al Haddad, MA (Qur’an Learning Centre), tanggal 13 Agustus 2015, via Group Whatsapp QLC.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s