Bersumpah Dengan Selain Nama Allah

Silsilah Ilmiyyah 1 : Belajar Tauhid
Halaqah ke 19

 

Sumpah adalah menguatkan perkataan dengan menyebutkan sesuatu yang diagungkan, baik oleh orang yang berbicara maupun yang diajak bicara.

Kalau Bahasa Arab maka menggunakan huruf و atau ب atau ت. Adapun Bahasa Indonesia maka menggunakan kata “Demi“.

Bersumpah hanya diperbolehkan dengan nama Allah semata, misalnya mengatakan :
– Wallahi
– Demi Rabb yang menciptakan langit dan bumi
– Demi zat yang jiwaku berada ditangannya
– Dan lain-lain

Adapun mahluk bagaimanapun agungnya di mata manusia maka tidak boleh kita bersumpah dengan namanya, misalnya dengan mengatakan :
– Demi Rasulullah
– Demi Ka’bah
– Demi Jibril
– Demi langit dan bumi
– Demi bulan dan bintang
– dan lain-lain

Ini semua termasuk jenis pengagungan terhadap mahluk yang terlarang

Rasulullah SAW bersabda :
Barangsiapa yang bersumpah dengan selain nama Allah maka sungguh dia telah berbuat syirik” (Hadits riwayat Abu Daud, Tirmidzi dan disahihkan oleh Syaikh Albany Rahimahullah).

Syirik dalam hadits ini pada asalnya adalah syirik kecil yang tidak mengeluarkan seseorang dari Islam. Namun bisa sampai ke syirik besar, bila dia mengucapkan sumpah dengan mahluk disertai pengagungan seperti kalau dia mengagungkan Allah SWT, yaitu pengagungan ibadah seperti sumpah yang dilakukan oleh orang-orang musyrik dengan mengatakan : Demi Wisnu atau Demi Dewa Fulan, Demi Latta dan lain-lain.

 

*Disampaikan oleh Ustadz Abdullah Roy, MA., Kamis 23 Syawwal 1437 H/28 Juli 2016, via WhatsApp Group HSI (Halaqah Silsilah Ilmiyyah).

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s