Menyandarkan Nikmat Kepada Allah

Silsilah Ilmiyyah 1 : Belajar Tauhid
Halaqah ke 24

 

Termasuk keyakinan yang harus diyakini dan diingat oleh setiap muslim bahwa kenikmatan dengan segala jenisnya adalah dari Allah.

Allah SWT berfirman :
وَمَابِكُمْ مِنْ نِعْمةٍفَمِنَ اللهِ

Kenikmatan apa saja yang kalian dapatkan maka asalnya adalah dari Allah” (QS An-Nahl [16] : 53).

Dan termasuk syirik kecil apabila seseorang mendapatkan sebuah kenikmatan dari Allah, kemudian menyandarkan kenikmatan tersebut kepada selain Allah seperti mengatakan :
Kalau pilot tidak mahir niscaya kita sudah celaka.
Kalau tidak ada angsa, niscaya uang kita sudah dicuri.
Kalau bukan karena dokter niscaya saya tidak sembuh.

Ini semua adalah menyandarkan kenikmatan kepada sebab.

Allah SWT berfirman :
ىَعْرِفُونَ نِعْمَةَاللهِ ثُمَّ يُنْكِرُونَهَا

Mereka mengenal nikmat Allah kemudian mereka mengingkarinya” (QS An-Nahl [16] : 83).

Seharusnya dia sandarkan kenikmatan tersebut kepada Allah, zat yang menciptakan sebab, seperti dengan mengatakan :
Kalau bukan karena Allah niscaya kita sudah celaka.
Kalau bukan karena Allah niscaya uang kita sudah hilang.
Kalau bukan karena Allah niscaya saya tidak akan sembuh.

Karena apa ? Karena Allah lah yang memberikan nikmat keselamatan, nikmat keamanan, nikmat kesembuhan, sedangkan mahluk hanyalah sebagai alat sampainya kenikmatan tersebut kepada kita.

Kalau Allah menghendaki niscaya Allah tidak akan menggerakkan mahluk-mahluk tersebut untuk menolong kita.

Ini semua bukan berarti seorang muslim tidak boleh berterima kasih kepada orang lain. Seorang muslim diperintah untuk mengucapkan syukur dan terima kasih kepada seorang yang berbuat baik kepadanya karena mereka menjadi sebab kenikmatan ini, bahkan diperintah untuk membalas kebaikan tersebut dengan kebaikan atau dengan doa yang baik. Namun pujian dan penyandaran kenikmatan tetap hanya pada Allah semata.

Wallahu ta’ala a’lam.

 

*Disampaikan oleh Ustadz Abdullah Roy, MA., Kamis 1 Dzulqa’dah 1437 H/4 Agustus 2016, via WhatsApp Group HSI (Halaqah Silsilah Ilmiyyah).

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s