Agama Para Nabi Adalah Islam

Silsilah Ilmiyyah 4: Mengenal Islam
Halaqah ke 2

 

Islam yang artinya penyerahan ibadah hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah agama para nabi, agama mereka satu yaitu Islam.

Berkata Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam:

أَسۡلَمۡتُ لِرَبِّ ٱلۡعَـٰلَمِينَ

“Aku ber-Islam (menyerahkan diriku) kepada Rabbul ‘Alamin” (QS. Al-Baqarah [2] : 131).

Beliau dan juga Nabi Ya’qub berwasiat kepada anak-anaknya.

يَـٰبَنِىَّ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰ لَكُمُ ٱلدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ

“Wahai anak-anakku, sesungguhnya Allah SWT telah memilih agama bagi kalian. Maka janganlah kalian meninggal dunia kecuali dalam keadaan sebagai orang Islam” (QS. Al-Baqarah [2] : 132).

Berkata murid-murid Nabi ‘Isa AS kepada beliau:

وَٱشۡهَدۡ بِأَنَّا مُسۡلِمُونَ

“Dan saksikanlah bahwasanya kami adalah orang-orang Islam” (QS. ‘Ali ‘Imran [3] : 52).

Nabi Musa AS, beliau pernah berkata kepada kaumnya:

فَعَلَيۡهِ تَوَكَّلُوٓاْ إِن كُنتُم مُّسۡلِمِينَ

“Maka hendaklah kalian hanya bertawakkal kepada Allah kalau kalian benar-benar orang Islam” (QS. Yunus [10] : 84).

Di dalam suratnya, Nabi Sulaiman AS berkata kepada Ratu Balqis dan juga para pengikutnya:

أَلَّا تَعۡلُواْ عَلَىَّ وَأۡتُونِى مُسۡلِمِينَ

“Hendaklah kalian jangan sombong kepadaku dan datanglah kalian kepadaku dalam keadaan sebagai orang Islam” (QS. An-Naml [27] : 31).

Inilah agama para Nabi dan juga para pengikut mereka.

Dan Allah SWT tidak menerima kecuali agama Islam.

إِنَّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّهِ ٱلۡإِسۡلَـٰمُ‌ۗ

“Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah adalah Islam” (QS. ‘Ali ‘Imran [3] : 19).

وَمَن يَبۡتَغِ غَيۡرَ ٱلۡإِسۡلَـٰمِ دِينً۬ا فَلَن يُقۡبَلَ مِنۡهُ وَهُوَ فِى ٱلۡأَخِرَةِ مِنَ ٱلۡخَـٰسِرِينَ

“Dan barangsiapa yang mencari selain agama Islam maka tidak akan diterima darinya dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi” (QS. ‘Ali ‘Imran [3] : 85).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda di dalam hadits yang shahih:

الْأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لِعَلَّاتٍ وَأُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ

“Para nabi adalah saudara sebapak, ibu-ibu mereka berbeda dan agama mereka satu” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

*Disampaikan oleh Ustadz Abdullah Roy, MA. Kamis, 27 Dzulhijjah 1437 H/29 September 2016, via WhatsApp Group HSI (Halaqah Silsilah Ilmiyyah).

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s