Dajjal (3)

Silsilah Ilmiyyah 5.1: Beriman Kepada Hari Akhir
Halaqah ke 17

 

Seorang Muslim hendaknya mencari jalan keselamatan dari fitnah Dajjāl, diantaranya:

⑴ Berusaha mengenal Allāh dengan nama-nama dan sifat-sifatNya.

Karena orang yang mengikuti Dajjāl adalah orang-orang yang tidak mengenal Allāh Subhānahu Ta’āla.

⑵ Menta’ati Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam.

Karena Dajjāl ketika dikabarkan oleh Tamīm Ad-Dāri radhiyallāhu ‘anhu dan juga kawan-kawannya bahwasanya Muhammad telah muncul dan menang dan menjadi orang yang ditaati, maka Dajjāl mengatakan yang artinya:

“Ketahuilah bahwasanya menta’ati dia (yaitu Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam) adalah lebih baik bagi mereka.”

(HR Muslim)

⑶ Memperbanyak membaca do’a ketetapan hati.

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

(HR Tirmidzi & Ahmad)

⑷ Membaca do’a yang diajarkan oleh Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam sebelum salam.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

(HR Muslim no. 588)

Sebagian pendahulu kita dahulu menyuruh anaknya untuk mengulang shalat lagi apabila tidak membaca do’a ini ketika shalat.

⑸ Berusaha menjauh dari Dajjāl apabila mendengar tentang kedatangannya.

Karena Dajjāl memiliki syubhat (kerancuan) yang bisa menggoyahkan iman seseorang.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda yang artinya:

“Barangsiapa yang mendengar tentang Dajjāl maka hendaklah menjauh darinya karena demi Allāh, sesungguhnya seseorang mendatangi Dajjāl dan dia menyangka bahwasanya dia adalah beriman ternyata kemudian dia mengikuti Dajjāl tersebut karena melihat syubhat yang dimiliki oleh Dajjāl tersebut.”

(Hadits shahīh riwayat Abū Dāwūd)

Di dalam Shahīh Muslim disebutkan bahwasanya manusia akan pergi ke gunung-gunung untuk menghindari Dajjāl.

⑹ Apabila mampu maka hendaklah dia pergi ke 2 tanah haram (Mekkah dan juga Madinah) karena keduanya tidak bisa dimasuki oleh Dajjāl.

(HR Bukhāri dan Muslim)

⑺ Apabila terpaksa bertemu dengan Dajjāl maka hendaklah dia bersabar, tetap di atas kebenaran dan tidak menta’ati Dajjāl tersebut.

Dan hendaknya dia membaca 10 ayat yang pertama dari surat Al Kahfi.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda yang artinya:

“Barangsiapa diantara kalian yang menemui Dajjāl maka hendaklah dia membaca awal dari surat Al Kahfi.”
(HR Muslim)

Dalam hadits yang lain Beliau mengatakan:

“Barangsiapa yang menghafal 10 ayat yang pertama dari surat Al Kahfi, maka dia akan terjaga dari Dajjāl.”

(HR Muslim)

⑻ Apabila melihat Dajjāl membawa 2 sungai (sungai dari api dan sungai dari air) maka petunjuk Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam hendaknya kita memejamkan mata, menundukkan kepala, kemudian meminum dari sungai api karena sebenarnya itu adalah air yang dingin.

(HR Muslim)

Dajjāl muncul di masa Imām Mahdi sebelum turunnya Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām dan akan dibunuh oleh Nabi ‘Īsā.

Kewajiban seorang Muslim adalah beriman dengan munculnya Dajjāl sebagaimana dikabarkan Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam di dalam hadits-hadits yang shahīh.

Dajjāl bukanlah khayalan atau simbol kerusakan semata.

Semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla melindungi kita dan keluarga kita dari fitnah Dajjāl.

 

*Disampaikan oleh Ustadz Abdullah Roy, MA., Selasa 6 Rabi’ul Awwal 1438 H/6 Desember 2016, via WhatsApp Group HSI (Halaqah Silsilah Ilmiyyah).

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s