Turunnya Nabi ‘Isa (1)

Silsilah Ilmiyyah 5.1: Beriman Kepada Hari Akhir
Halaqah ke 18

 

Ketika orang-orang Yahudi berusaha membuat makar untuk membunuh Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām, Allāh Subhānahu wa Ta’āla menyelamatkan beliau dengan mengangkat beliau ke atas kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Turunnya beliau ‘Alayhissalām ke bumi, Allāh jadikan sebagai salah satu tanda besar dekatnya Hari Kiamat.

Allah berfirman :

وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ….

“Dan sesunguhnya itu adalah tanda dekatnya hari kiamat.”

(QS.Az-Zukhrūf 61).

Berkata ‘Abdullāh Ibnu ‘Abbās radhiyallāhu ‘anhumā: Maksud dari hal itu adalah turunya Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām

(Diriwayatkan oleh Ath-Thabari dalam Tafsirnya)

Beliau turun saat kaum Muslimin sedang di masa genting menghadapi dasyatnya fitnah Dajjāl. Turun di waktu Shubuh dan shalat dibelakang Imam Mahdi, imam kaum Muslimin saat itu.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

كَيْفَ أَنْتُمْ إِذَا نَزَلَ ابْنُ مَرْيَمَ فِيكُمْ وَإِمَامُكُمْ مِنْكُمْ

“Bagaimana kalian jika turun Ibnu Maryam di tengah-tengah kalian dan imam kalian saat itu adalah dari kalian?”

(HR. Bukhāri dan Muslim)

Hal yang pertama kali beliau lakukan adalah membunuh Dajjāl yang sedang mengepung sebagian kaum Muslimin di Baitul Maqdis.

Beliau membunuh dengan tombak kecil beliau setelah Dajjāl hampir melarut habis seperti melarutnya garam karena melihat Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām.

Kemudian umat Islam pun memerangi orang-orang yang bersama Dajjāl, diantaranya adalah orang-orang Yahudi sampai batu dan juga pohon-pohonan membantu umat Islam memerangi orang-orang Yahudi.
Setiap ada orang Yahudi yang berusaha untuk bersembunyi dibelakang batu atau pohon, maka berkatalah batu atau pohon tersebut: “Wahai Muslim ini, ini Yahudi bersembunyi di belakangku maka bunuhlah dia, kecuali pohon Gharqad.”

(Hadīts shahīh, HR.Muslim)

Setelah itu keluarlah Ya’jūj dan juga Ma’jūj yang membuat kerusakan besar di muka bumi.

Maka Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām dan juga kaum Muslimin berdoa kepada Allāh supaya Allāh Subhānahu wa Ta’āla membinasakan mereka.

 

*Disampaikan oleh Ustadz Abdullah Roy, MA., Rabu 7 Rabi’ul Awwal 1438 H/7 Desember 2016, via WhatsApp Group HSI (Halaqah Silsilah Ilmiyyah).

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s