Meninggalnya Orang-Orang Beriman Sebelum Hari Kiamat, Terbenamnya Tanah Secara Besar-Besaran Di Tiga Tempat Dan Keluarnya Api Dari Yaman

Silsilah Ilmiyyah 5.1: Beriman Kepada Hari Akhir
Halaqah ke 25

 

Sebelum terjadinya hari kiamat, Allāh Subhānahu wa Ta’āla akan mengirim angin yang mencabut nyawa semua orang yang beriman, sehingga tidak tersisa di dunia kecuali sejelek-jelek manusia.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

“Kemudian Allāh akan mengutus angin yang dingin dari arah Syām maka tidak ada seorangpun di bumi yang di dalam hatinya ada kebaikan atau iman meski sebesar biji sawi kecuali akan dicabut nyawanya oleh angin tersebut.

· Sampai seandainya salah seorang mereka masuk ke dalam gunung, niscaya angin tersebut akan masuk bersamanya dan mencabut nyawanya.

· Maka tersisalah sejelek-jelek manusia yang ringan berbuat kerusakan seperti ringannya burung dan mereka ganas dalam berbuat kezhaliman satu dengan yang lain seperti ganasnya hewan buas.

· Mereka tidak mengenal kebaikan dan tidak mengingkari kemungkaran.”

(Hadīts riwayat Muslim)

· Di dalam sebuah hadīts yang juga diriwayatkan oleh Imām Muslim disebutkan bahwasanya Allāh Subhānahu wa Ta’āla mengutus angin tersebut dari Yaman.

· Sebagian ulama mengatakan bahwasanya angin tersebut berasal dari 2 arah yaitu

⑴ Yaman
⑵ Syām

· Dan di antara tanda-tanda besar hari kiamat adalah akan terbenamnya tanah secara besar-besaran di tiga daerah:

⑴ Timur
⑵ Barat
⑶ Jazirah Arab

Sebagaimana datang di dalam hadīts,

“Dan termasuk tanda-tanda besar hari kiamat adalah munculnya api dari Yaman yang akan menggiring manusia ke tempat pengumpulan dan tempat dikumpulkannya manusia saat itu adalah Syām.”

Sebagaimana diriwayatkan oleh Al Imām Al Baihàqi di dalam Syu’abul Iman dan hadīts ini shahīh.

Dan Syām adalah daerah-daerah sekitar Masjidil Aqshā

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda yang artinya,

“Sesungguhnya kalian akan dikumpulkan dalam keadaan

√ Berjalan kaki
√ Sebagian berkendaraan
√ Sebagian akan diseret di atas wajah-wajah mereka.”

(Hadīts shahīh riwayat Tirmidzi)

· Api ini akan senantiasa bersama mereka siang dan malam sehingga mereka sampai di tempat pengumpulan, sebagaimana bisa disimpulkan di dalam hadīts shahīh riwayat Bukhāri dan Muslim.

“Dan yang terakhir kali akan dikumpulkan adalah dua orang penggembala dari kabilah Muzainah.”

(Hadīts Bukhari Muslim).

Pengumpulan di sini berbeda dengan pengumpulan manusia setelah dibangkitkan dari kuburnya.

Pengumpulan di sini adalah di dunia untuk sebagian manusia.

Sedangkan pengumpulan setelah dibangkitkannya manusia adalah di akhirat untuk semua manusia.

Semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla memberikan keselamatan kepada kita semua di dunia dan di akhirat.

 

*Disampaikan oleh Ustadz Abdullah Roy, MA., Jumat 23 Rabi’ul Awwal 1438 H/23 Desember 2016, via WhatsApp Group HSI (Halaqah Silsilah Ilmiyyah).

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s